Orang Indonesia Kurang Tertarik Dengan Sistem Promo Cashback?

Sistem berbelanja yang semakin canggih dengan bantuan teknologi, membuat gaya hidup ikut berubah. Terlebih, beralihnya gaya hidup berbelanja zaman sekarang, membuat berbagai situs e-commerce dan aplikasi pembayaran non tunai memanfaatkan hal ini dengan cara yang kreatif, yakni dengan menawarkan promo berbagai jenis cashback ketika berbelanja.

Jika, Anda mendengar kata promosi dalam bentuk apapun, mungkin akan Anda terima dengan senang hati. Malah Anda akan memburu produk yang ditawarkan dengan beragam jenis promo, seperti cashback.

Namun, berbeda dengan promo lainnya, promo cashback online ternyata malah akan membuat Anda ribet. Mengapa? Nah, beberapa alasan ini sepertinya wajib Anda perhatikan dan perhitungkan sebelum menggunakan promo cashback.

Pengguna wajib dan harus punya rekening atau aplikasi pembayaran non tunai

Sebelum ada teknologi seganggih sekarang, promo cashback, sangat menguntungkan. Karena ketika Anda berbelanja di toko fisik (bulan online) dan kamu mendapatkan promo cashback, yang kamu dapatkan adalah berupa cashback uang tunai.

Berbeda dengan promo cashback yang akan terima di toko online. Sebelumnya, toko online sepertinya tidak akan pernah mau menyelipkan uang cashback ke dalam paket belanjaan yang dikirim lewat layanan ekpedisi atau logistik, karena tentunya akan berbahaya.

Baca Juga: Yuk! Simak Daftar Promo Terbaru Kartu Kredit Bank BRI Dari CekAja

Sehingga, toko online mungkin akan mengirimkan uang cashback tersebut dengan cara mentransfer langsung ke rekening bank pembeli. Namun, bagaimana untuk pembeli yang tidak mempunyai rekening bank?

Hanya ada 60% orang Indonesia yang punya rekening bank

Menurut data, ada sekitar 60% orang Indonesia yang mempunyai rekening bank, sisanya masih belum terjamah oleh bank. Sehingga, cara ini memang belum bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Bahkan, pada awal-awal e-commerce berdiri, pembelinya diwajibkan untuk membayar dengan kartu kredit, jika ingin menikmati promo cashback online. Terlebih, pemilik kartu kredit di Indonesia tentunya jauh lebih sedikit ketimbang pemilik rekening bank.

Namun, kini beberapa e-commerce membuat sistem promo cashback yang lebih ramah bagi yang tidak memiliki rekening. Caranya, yakni dengan menggunakan sistem pembayaran online tertentu.

Bukan uang, cashback bisa berbentuk point

Misalnya, ketika Anda berbelanja di Tokopedia, dan Anda mendapatkan cashback yang akan diberikan dalam bentuk Top Points, lalu di Bukalapak, cashback akan di transfer ke dalam saldo Buka Dompet, dan jika Anda berbelanja dengan menggunakan alat pembayaran online seperti HelloPay dan Sakuku, nantinya cashback akan dikirimkan ke akun pribadi Anda di aplikasi pembayaran tersebut.

Meski terlihat agak sedikit merepotkan sang pembeli, sejatinya promo jenis cashback tetaplah menarik. Namun biasanya, cashback tersebut hanya bisa digunakan kembali di toko atau sistem pembayaran tempat Anda berbelanja sebelumnya, dan Anda tidak bisa menggunakan saldo cashback Anda di tempat lain, apalagi di toko offline.

Berbeda dengan promo diskon yang dinilai lebih simpel dan mungkin juga bisa lebih menguntungkan. Misalnya, Anda membeli sebuah produk, dan Anda akan mendapat diskon atau potongan sebesar 30% jika Anda membeli produk tersebut lebih dari 2 buah. Atau bisa dengan ketentuan dan syarat lainnya, tergantung masing-masing toko. 

Bagi yang belum tahu, ternyata promo cashback yang perlu Anda perhatikan ada beberapa jenis. Terlebih, strategi promosi memiliki aturan dan ketentuan yang berbeda, sehingga Anda perlu tahu jenis-jenisnya agar kegiatan berbelanja Anda bisa lebih menguntungkan.

Yuk! Lihat kelanjutan artikel dengan bahasan yang lebih lengkap di link berikut ini: https://www.cekaja.com/info/yuk-mengenal-jenis-cashback/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *